Kamis, 22 Feb 2024
Aqidah Islam / Tauhid

Aqidah Sebagai Inti Ajaran Islam

Sujud kepada sang Khaliq

Islam sebagai agama yang menyeluruh dan universal memiliki sejumlah ajaran (values). Ajaran yang terkandung tidak hanya mengatur aktivitas ritual namun juga segala aktivitas manusia baik dalam tingkatan individu, keluarga, masyarakat, bahkan bernegara. Secara garis besar ajaran ini dikelompokkan ke dalam Aqidah (keyakinan), Syariat (Aturan), Akhlaq & Muamalah (perilaku / interaksi sosial).  

Dari keempat pilar ini, ajaran aqidah atau keyakinan haruslah menjadi prioritas utama yang harus diketahui dan diamalkan sebagai landasan mengamalkan ajaran lainnya.

Mengapa Aqidah Penting?

Beberapa alasan yang menjadikan alasan kenapa kita harus memiliki aqidah yang kuat, yaitu sebagai berikut:

  • Kenyataan di lapangan, banyak orang islam yang memiliki keyakinan yang cenderung rapuh. Banyak ditemukan penyelewengan aqidah di dalam kehidupan sehari-hari misalnya mempercayai hal yang bersifat magic atau tahayul. Berdasarkan hasil survey suatu lembaga, acara televisi dengan terkait dengan magic, mengadu nasib, jodoh dan ramalan  memiliki rating yang cukup tinggi. Ini mengindikasikan bahwa masyarakat kita keimanannya cenderung rapuh.
  • Berdasarkan al-Quran dan hadits, banyak sekali perintah yang mengharuskan agar kita memiliki keyakinan yang kuat. Dalam melaksanakan aqidah hendaknya kita mengikuti filosofi huruf ALIF. Ia tidak terpengaruh atau goyah dengan tanda apapun. Aqidah merupakan ajaran islam harus dipegang dalam kondisi apapun. Janganlah bergeser hanya karena pengaruh duniawi.

Apa itu Aqidah?

Aqidah secara bahasa dapat diartikan sebagai suatu keyakinan atau keimanan. Secara istilah berarti suatu keyakinan yang kokoh yang ada dalam hati sanubari, digetarkan akal yang sehat, diucapkan lidah, dan diwujudkan dalam perbuatan nyata. Jadi komponennya ada 3 yakni hati/akal, lidah, dan seluruh anggota tubuh.

Ada empat jenis akidah yang harus kita miliki yakni:

1. Aqidah Ilahiyah (Bersifat Ketuhanan)

Maksudnya seseorang yang dalam keadaan sadar meyakini, memahami, menjiwai dan mengamalkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kapasitas Alloh sebagai Tuhan. Ia meliputi Syariah Alloh (ketetapan atau aturan yang berupa perintah, larangan, anjuran, janji, ancaman, dan kehendak),  Sifat-sifat AllohNama-nama Alloh dan Otorisasi Alloh.

2. Aqidah Nubuwah

Meyakini, memahami, menjiwai dan mengamalkan yang berhubungan dengan nabi. Ia meliputi segala ketetapan (perintah, anjuran, ancaman, larangan, janji, prediksi), sifat (sidiq, amanah, tablig, fathonah), keistimewaan, kemuliaan, akhlaqnya serta ucapan, sikap, dan perbuatannya.

3. Aqidah Ruhaniyah (Metafisis)

Meyakini, menjiwai, memahami, segala sesuatu yang bersifat ghoib (tidak terdeteksi oleh panca indera). Misalnya pahala, dosa, surga, neraka, adanya Alloh, malaikat, Jin, adanya alam kubur, adanya kiamat masa kebangkitan dan alam akhirat.

4. Aqidah Samiyyah (Pendengaran)

Meyakini apa yang didengar atau diperoleh dari al-Quran dan as-Sunnah tanpa ada keraguan sedikitpun.

Apa pentingnya Aqidah?

  • Merupakan sebuah energi (kekuatan) yang tidak ada bandingannya.
  • Merupakan lentera yang dapat membuka tabir ilmu dan kebesaran baik yang dzahir maupun batin
  • Merupakan suatu barometer seseorang apakah baik atau jahat, Jalut atau Thalut, Sulaiman atau Qorun.
  • Merupakan suatu kesatuan ajaran islam yang harus dimiliki setiap muslim (Islam, Iman, dan Ihsan).
  • Merupakan kunci keberhasilan (QS an-Nahl 97)

مَنْ عَمِلَ صَٰلِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”

++++++

Dikutip dari Pengajian Ahad, Mesjid Kota Wisata 2 Januari 2010, Narasumber: DR Muhammad Anwar)

Tags:Aqidah islamartikel islamImankunci keberhasilantuhan


Baca Juga

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *