Senin, 26 Feb 2024
Al-Quran

Ciri Profesional Unggul dalam Al-Quran

Profesional Unggul digambarkan dalam al-Quran

Setiap individu dewasa tentu memiliki profesi hidup sesuai kadar keahlian, pengalaman dan latar belakang pendidikan. Dalam menekuni profesi ini tentunya menginginkan kesuksesan, agar memperoleh kehidupan yang lebih baik. Al-Quran sebagai pegangan hidup setiap muslim, memberikan kiat agar menjadi profesional unggul di bidangnya masing-masing. Jaminannya, tidak hanya sukses di dunia namun juga di akhirat.

Alloh SWT menceritakan ciri-ciri profesional unggul dalam beberapa ayat al-Quran, salah satunya dalam QS al-Qashas 26. Dikisahkan dalam ayat ini, salah seorang putri Syuaib menasehati ayahnya agar menjadikan nabi Musa as sebagai pegawai penggembala kambingnya.

قَالَتْ إِحْدَىٰهُمَا يَٰٓأَبَتِ ٱسْتَـْٔجِرْهُ ۖ إِنَّ خَيْرَ مَنِ ٱسْتَـْٔجَرْتَ ٱلْقَوِىُّ ٱلْأَمِينُ

“Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya“.

Dalam ayat ini, Alloh SWT memberikan penjelasan bahwa pekerja yang baik (penggembala kambing)  ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya.

Dalam ayat lain, Alloh SWT menceritakan dalam QS Yusuf 55 mengenai permintaan nabi Yusuf as kepada raja, agar ia dijadikan sebagai staff keuangan negara.

قَالَ ٱجْعَلْنِى عَلَىٰ خَزَآئِنِ ٱلْأَرْضِ ۖ إِنِّى حَفِيظٌ عَلِيمٌ

“Berkata Yusuf: “Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.”

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa kriteria pekerja yang baik (staff keuangan negara) adalah yang pandai menjaga dan berpengetahuan.

Selanjutnya dalam ayat lain, Alloh SWT menceritakan dalam QS al-Baqoroh 247 tentang raja Thalut. Bani Israil meminta diberikan pemimpin perang untuk mengalahkan Djalut. Mereka memiliki paradigma bahwa seorang pemimpin haruslah seorang yang kaya. Namun paradigma itu dibantah nabi.

وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ ٱللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا ۚ قَالُوٓا۟ أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ ٱلْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِٱلْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِّنَ ٱلْمَالِ ۚ قَالَ إِنَّ ٱللَّهَ ٱصْطَفَىٰهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُۥ بَسْطَةً فِى ٱلْعِلْمِ وَٱلْجِسْمِ

“Nabi mereka mengatakan kepada mereka: “Sesungguhnya Allah telah mengangkat thalut menjadi rajamu”. Mereka menjawab: “bagaimana thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang  dia pun tidak diberi kekayaan yang banyak?” (nabi mereka) berkata: “Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.” 

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa kriteria pemimpin perang yang baik adalah memiliki ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.

Dari penjelasan ketiga ayat diatas, kita bisa mengambil benang merah bahwa profesional unggul yang dijelaskan dalam al-Quran haruslah memiliki 3 kekuatan yakni kekuaran fisik, kekuatan pengetahuan (knowledge) dan kekuatan attitude (amanah). Ketiga sifat ini haruslah dimiliki secara terintegrasi bukan parsial. Apalah artinya memiliki kecerdasan dan fisik yang baik jika tidak diimbangi dengan sifat amanah. Yang ada, akan mendapatkan kehancuran bagi diri dan lingkungan sekitarnya.  

Lalu, bagaimana agar kita bisa memperoleh ketiga kekuatan tersebut?

Nabi Muhammad saw bersabda,

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ

Mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai oleh Allah dari mukmin yang lemah…” (HR Muslim)

Dalam hal ini, Nabi memuji seorang mukmin yang kuat dibandingkan mukmin yang lemah. Para ahli menafsirkan bahwa ‘kuat’ yang dimaksud di sini tidak hanya kuat secara fisik namun yang terpenting adalah kuat dalam keyakinan.

Ternyata, inilah sifat utama yang harus kita miliki agar bisa menggapai kesuksesan dalam meniti karir profesional unggul. Langkah pertama, pelajarilah keyakinan ajaran islam dengan sungguh-sungguh, agar memiliki Way of Thinking aqidah Islam yang benar. Karena dengan keyakinan yang kuat dan kokoh, secara otomatis akan mendorong ‘kemauan’ yang kuat untuk berbuat sesuatu yang positif. Akhirnya, kekuatan yang lainnya pun akan diperoleh.

Fenomena ini sudah dibuktikan sendiri oleh nabi Muhammad selama beliau membina para sahabat. Dengan kekuatan keyakinan, Rosululloh telah mencetak para sahabat yang asalnya ‘sekelompok’ yang tidak teratur di tengah padang pasir, berubah menjadi umat manusia terbaik sepanjang sejarah. Jadilah meraka sebagai komunitas dengan budaya agung yang menguasai sepertiga dunia dalam waktu relatif singkat.

Demikianlah al-Quran dan hadits Nabi memberikan petunjuk bagi mereka yang menginginkan kesuksesan profesional unggul yang hakiki, dunia dan akhirat.

++++++

Khutbah Jum’at, 16 April 2010, Mesjid PT. Toyota Astra Motor

Tags:amanahkekuatan fisikkekuatan pengetahuanpekerja handalProfesional unggul


Baca Juga

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *