Hati-Hati Pencuri Kebaikan Bulan Romadhan

By Nasehat Islam Last Updated On 11 March 2024 0 Comments
https://nasehatislam.net/wp-content/uploads/2024/03/cropped-Mesjid_Dubai.jpg
Romadhan, Bulan Ampunan

Bersyukur kita diberi kesempatan memasuki bulan Romadhan. Ini merupakan nikmat yang sangat berharga. Alloh SWT memasukkan kita ke bulan romadhan, karena Dia ingin memberikan ampuan atas dosa yang telah kita perbuat.  

Romadhan adalah bulan mulia dan istimewa. Alloh SWT menjadikan seluruh waktu di bulan Romadhan, baik siang maupun malam, sebagai waktu diberikannya ampunan. 

Dengan keistimewaannya, romadhan menjadi salah satu kelebihan yang diberikan Alloh SWT kepada umat nabi Muhammad saw, yang tidak diberikan kepada umat terdahulu. Meskipun syariat puasa telah diwajibkan pula kepadanya.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari Muslim)

Memulai puasa romadhan, mari kita luruskan niat, keimanan serta permohonan dan pengharapan agar Alloh SWT mengampuni dosa yang telah diperbuat. Sehingga kita mendapatkan kenikmatan surga di akhirat kelak.

Jangan sampai Alloh menginginkan ampunan, namun kita tidak mendapatkannya. Alloh mendekat di bulan Romadhan, namun kita yang menjauh dari-Nya. Ujungnya, kita tidak mendapatkan ampunan-Nya serta pertolongan atas masalah dan perkara yang dihadapi. Dan inilah yang disebutkan nabi ﷺ sebagai orang yang merugi.

رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ – أَوْ بَعُدَ – دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ

Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni” (HR. Ahmad).

Karena keistimewaan Romadhan, marilah kita bersungguh-sungguh mengisinya dengan amalan terbaik. Berhati-hatilah terhadap pencuri kebaikan di bulan romadhan, yaitu sebagai berikut:

1. Televisi

Kurangi menonton acara televisi yang bisa membuang waktu terbaik romadhan. Banyak acara yang sifatnya hura-hura, hiburan, lawakan atau komedi. Apalagi yang ditayangkan di waktu mustajab-nya doa, yakni waktu sahur dan menjelang buka puasa. Jangan sampai melalaikan kita dari dzikir, tahajud dan amalan terbaik lainnya.

2. Pusat Perbelanjaan

Nabi ﷺ pernah menyebutkan tentang kemuliaan masjid dan keburukan pasar. Salah satu hadits yang sering dikutip adalah sebagai berikut

«أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللهِ مَسَاجِدُهَا، وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللهِ أَسْوَاقُهَ

Negeri (tempat) yang paling dicintai Allah adalah pada masjid-masjidnya, dan tempat yang paling dimurkai Allah adalah pasar-pasarnya” (HR Muslim).

Pasar dibenci karena sering terjadi kedhaliman serta kecurangan. Seperti halnya kaum Nabi Syuaib yang memiliki spesialis dosa kecurangan dalam takaran dan timbangan. Mereka dibinasakan Alloh karena kecurangannya.

3. Sosial media

Berhati-hatilah dalam menggunakan sosial media. Kita bisa berjam-jam menikmati kontennya. Akan banyak waktu terbuang dan terbuang pula kesempatan berbuat kebaikan di bulan Romadhan.

++++++

Dikutip dari Ceramah Tarawih, 12 Maret 2024, Mesjid Raya Pulo Asem Jakarta Timur, Penceramah: KH Syamsuddin Qodri.

  • Nasehat Islam

    Kumpulan catatan pengajian yang diikuti penulis. Semoga memberi manfaat bagi yang membaca, penulis dan para guru/ustadz yang menyampaikan ilmunya. Berharap masukan jika ada yang perlu diperbaiki. ~Admal Syayid~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *