Kamis, 22 Feb 2024
Pernikahan

Kiat Menggapai Keluarga Sakinah

Kiat keluarga sakinah

Setiap orang  tentu mendambakan keluarga sakinah. Saat teman atau keluarga kita menikah, biasanya kita mendo’akan agar menjadi keluarga sakinah. Lalu bagaimana agar kita bisa menggapai keluarga sakinah?

Mari kita menggali nilai-nilai yang terdapat dalam al-Qur’an, sebagai berikut:

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (QS. ar-Rum 21)

Dalam ayat di atas, Alloh SWT menyatakan bahwa bertemunya laki-laki dan perempuan merupakan salah tanda kekuasan Alloh SWT. Kenapa? Karena tidak mungkin terjadi cinta mencintai antar lelaki dan perempuan tanpa izin Alloh SWT.

Dalam sebuah hadits, nabi mengatakan bahwa sesuatu yang paling pertama diciptakan Alloh SWT ialah pena. Selanjutnya Alloh menyuruh pena itu, Tulislah!, maka menulislah pena itu seluruh takdir makhluk yang ada di muka bumi 50 ribu sebelum bumi diciptakan. Dan diantara takdir itu ialah jodoh.

Seorang muslim yang taat harus meyakini bahwa jodoh sudah ada di tangan Alloh. Sehingga ia tidak akan keluar dari aturan Alloh saat mencari jodoh dan juga tidak merasa khawatir terkait dengan jodoh. Orang yang memiliki keyakinan ini akan menghindari yang namanya pacaran sebelum akad nikah. Pacaran biasanya mendekatkan pelakunya ke arah perzinahan. Dan ini di larang dalam aturan Islam.

Banyak keluarga sakinah justru mereka tidak melakukan pacaran sebelum akad nikah. Masing-masing pasangan tidak pernah memikirkan laki-laki atau  perempuan lain sebagai pembanding. Cintanya benar-benar penuh dan fokus pada pasangannya. Hal ini akan sangat berbeda dengan mereka yang sering berganti-ganti pacar. Ia akan membanding-bandingkan terutama kekurangan dari pasangannya.

Jadi salah satu kiat untuk menggapai keluarga Sakinah ialah;

Meyakini sepenuh hati, bahwa jodoh adalah takdir Alloh. Tidak perlu mencari dangan jalan yang di larang agama (Zina)

Selanjutnya, dalam ayat di atas Alloh mengatakan bahwa Dia menciptakan dari diri kamu istri-istri kamu. Hal ini mengandung dua penafsiran, pertama Alloh menciptakan istri dari jenis manusia, bukan dari jenis lain misalnya jin. Sedangkan penafsiran kedua ialah istri itu diciptakan dari diri sendiri laki-laki, yakni tulang rusuk.

Nabi mengatakan dalam haditsnya, 

اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ ، فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ ، وَإِنَّ أَعْوَجَ شَىْءٍ فِى الضِّلَعِ أَعْلاَهُ ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيمُهُ كَسَرْتَهُ ، وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ ، فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ

“Berbuat baiklah pada para wanita. Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk. Yang namanya tulang rusuk, bagian atasnya itu bengkok. Jika engkau mencoba untuk meluruskannya (dengan kasar), engkau akan mematahkannya. Jika engkau membiarkannya, tetap saja tulang tersebut bengkok. Berbuat baiklah pada para wanita.” (HR. Bukhari, dan Muslim)

Kalau kita memahami lebih lanjut, sifat dari tulang rusuk ini sangatlah halus dan cenderung bengkok. Jika kita meluruskannya dengan paksa maka tulang rusuk itu akan patah atau terjadilah perceraian.

Perempuan memiliki kekurangan seperti halnya laki-laki memiliki kekurangan, yakni sifat khusus “bengkok”. Ia akan mendahulukan perasaannya dalam setiap menyelesaikan permasalahan. Ia juga sering libur, saat datang bulan, sehingga tidak melaksanakan sholat dan ibadahnya berkurang.

Namun di samping kekurangan, perempuan juga memiliki kelebihan. Tulang rusuk melindungi organ-organ yang lemah, misalnya jantung, limpa, dan lain-lain. Organ ini bisa mati jika tidak dilindungi tulang rusuk. Artinya seorang perempuan memiliki kemampuan melindungi anak-anak dari mulai hamil sampai beranjak dewasa.

Perempuan sanggup menahan derita payah selama 9 bulan saat proses kehamilan. Ia merasa lemah namun tetap tabah karena memiliki harapan punya anak. Hal ini berbeda dengan sifat seorang laki-laki.

jadi, pelajaran yang bisa kita ambil untuk untuk menggapai keluarga sakinah ialah:

#Laki-laki harus mengetahui sifat perempuan. Mengubahnya perlu dengan nasehat  pelan-pelan dan baik-baik. Bersabarlah, jangan memaksakan untuk mengikuti idealisme sendiri. Jika hal ini terjadi maka tulang rusuk kemungkinan akan patah atau terjadi perceraian.

Laki-laki yang baik ialah yang sabar menghadapi perempuan. Nabi berkata:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لأَهْلِي

Sebaik-baik kalian adalah orang yang paling baik bagi keluarganya. Dan aku orang yang paling baik bagi keluargaku” [HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majah]

++++++

Dikutip dari khutbah Jumat, Januari 2010, Mesjid Al-Furqon PT. Toyota Astra Motor)

Tags:artikel islamjodohkeluarga bahagiakeluarga islamikeluarga sakinahPernikahan


Baca Juga

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *