Mengapa Banyak Orang Eropa Masuk Islam ?

By Nasehat Islam Last Updated On 26 October 2023 0 Comments
Islam di Eropa
Islam di Eropa

Ada fakta menarik saat ini. Pertumbuhan orang Eropa masuk islam menunjukkan trend yang positif. Mengapa hal ini terjadi?

Berdasarkan data yang dikeluarkan dalam Seminar International Inter Dialog Religious 2023, kesadaran beragama masyarakat dunia saat ini hanya sekitar 29%. Rata-rata mereka ingin melepaskan diri dari nilai agama, bahkan tidak sedikit yang memiliki sikap islamphobia.

Contoh terkini, ada seseorang yang membakar al-Quran di Swedia, pelarangan penggunaan jilbab di Prancis dan adanya sekelompok orang yang memberikan kesan Islam sebagai agama teroris. Apalagi setelah peristiwa bom WTC di Amerika Serikat, sikap islamphobia sangatlah menonjol, urusan visa pun menjadi sulit karena ada kata Muhammad di namanya.

Gejala ini dapat dilihat sebagai ekpresi kebebasan dari masyarakat Eropa untuk melepaskan diri dari kungkungan agama, seperti kejadian pada abad pencerahan yang ingin bebas dari doktrin gereja. Agama apapun yang mengganggu kebebasan, harus dilawan dan mereka men-tuhankan hak asasi manusia (HAM). Contohnya, dalam kasus kawin sejenis (LQBTQ), mereka mengangap hal ini sebagai kebebasan HAM, siapa yang berseberangan maka dianggap tidak waras dan tidak menghormati HAM.

Namun, ditengah situasi di atas, ada fenomena yang menarik. Fakta menunjukkan bahwa gelombang pertumbuhan orang Eropa masuk islam tidak tertahankan. Setiap minggu ada sekitar 1-2 orang yang masuk Islam (mualaf).

Tidak hanya di Eropa, di Jepang juga menunjukkan pertumbuhan islam yang positif. Banyak laki-laki dan perempuan Jepang yang menjadi mualaf. Jika 10 tahun lalu hanya ada sekitar 2-3 mesjid, saat ini sudah ada sekitar 500 mesjid yang berdiri di Jepang.

Akibat rendahnya laju pertumbuhan penduduk, tidak sedikit pula penduduk Jepang yang menikah dengan pekerja Indonesia sebagai pembimbing keislamannya sekaligus imam di masjid-mesjid tersebut. Begitu pula di Indonesia, persentasi orang yang memiliki kesadaran beragama (religi) menunjukkan angka yang tinggi yaitu 86%90%. Sehingga banyak aspek kehidupan di Indonesia ditentukan dengan tata cara beragama Islam, misalnya produk halal, wisata halal, travel haji & umrah, dan lain sebagainya.

Lihat juga  Syawal: Bulan Peningkatan Amal Sholeh

Mengapa fenomena ini terjadi ?

Ternyata, mengacu kepada studi yang dilakukan, gelombang pertumbuhan orang eropa masuk islam dan juga di wilayah lainnya berkorelasi dengan ketenangan hidup yang dirasakan. Kedekatan seseorang terhadap ajaran islam memberikannya rasa damai dalam hidupnya.

Islam sebagai pegangan hidup, membebaskan pribadi dari terpaan hawa nafsu, yang seyogianya harus dikekang bukan dibebaskan liar. Islam sebagai nasehat, memberikan rambu kepada jalan hidup yang lurus. Islam menjadikan dimensi agama sebagai kriteria utama dalam memilih pasangan hidup di samping keturunan, harta dan kecantikan. Karena dengan landasan agama yang kokoh, hidup menjadi selamat.

Berbahagialah, mareka yang diberikan hidayah oleh Alloh SWT untuk memeluk islam (mualaf). Mereka diberikan petunjuk dari-Nya untuk tahu kebenaran dan menjalankan ajaran-Nya secara utuh. Bagi yang sudah lama berIslam, jangan pernah bosan untuk berdoa, agar Alloh SWT senantiasa memberikan hidayah.

Jangan hanya mengandalkan akal untuk mencari kebenaran, karena ia bisa membuat orang sesat dan keliru. Tidak ada manusia yang bisa menjamin datangnya hidayah, meskipun seorang nabi Nuh As yang tidak bisa memberikan hidayah kepada anaknya Kan’an. Karena hidayah merupakan hak prerogratif Alloh SWT.

Allah SWT berfirman dalam al-Qashash 56:

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” 

Orang yang sudah memeluk Islam dan mendapat hidayahNya, untuknya akan mendapat pengampunan, kemudahan dan pahala atas dasar pintu shahadat dan kesabaran untuk tetap berada di jalanNya.

++++++

Pengajian Muallaf Centre, Mesjid Darussalam Kota WIsata Cibubur, 28 Sep 2023, Narasumber KH. Muhammad Chalil Nafis Lc. MA. PhD 

  • Nasehat Islam

    Kumpulan catatan pengajian yang diikuti penulis. Semoga memberi manfaat bagi yang membaca, penulis dan para guru/ustadz yang menyampaikan ilmunya. Berharap masukan jika ada yang perlu diperbaiki. ++Admal Syayid++

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *