Menggapai Kebahagiaan dan Keselamatan Hidup

By Nasehat Islam Last Updated On 13 December 2023 1 Comment
Kebahagiaan dan Keselamatan Hidup
Kebahagiaan dan Keselamatan Hidup

Setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan dan keselamatan dalam hidupnya. Berbagai usaha akan ditempuh untuk menggapainya, baik berupa tenaga, waktu maupun pikiran. Bagi orang beriman, upaya untuk menggapai kebahagiaan dan keselamatan itu, sebenarnya bisa menggali dari ajaran yang ada dalam al-Quran dan hadits nabi.

Ada dua doa yang senantiasa dimunajatkan oleh setiap muslim dalam berbagai ‘event’. Di dalamnya tersirat cita-cita dan harapan tertinggi dan tahapan-tahapan untuk menggapainya, yaitu kebahagiaan dan keselamatan di dunia & akhirat serta terbebas dari siksa api neraka.

Redaksi dua doa itu adalah sebagai berikut:

Doa # 1

رَبَّنَاا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka(QS al-Baqoroh 201)

Doa  #2

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

Ya Allah, kami memohon kepada Engkau akan keselamatan agama, kesehatan badan, tambahnya pengetahuan, berkahnya rezeki, mendapatkan tobat sebelum mati, mendapat rahmat ketika mati, mendapat ampunan sesudah mati. Dan ringankanlah kiranya dalam sakaratul maut, dan selamatkanlah kiranya dari siksa neraka dan dapatkan kami ampunan pada hari hisab (perhitungan)

Berdasarkan doa #1 di atas, cita-cita tertinggi hidup orang muslim sudah cukup jelas yakni meraih kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat serta terhindar dari api neraka. Sementara doa #2 menjelaskan tahapan-tahapan rinci yang bisa dilakukan untuk menggapainya yaitu sebagai berikut:

Tahapan menggapai kebaikan di dunia

1. Keselamatan Agama  سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ
 
Hal pertama, untuk meraih kebahagiaan di dunia, adalah keselamatan beragama. Wujudnya memiliki komitmen diri dan keluarga untuk mempertahankan aqidah islam dalam keseharian. Sekuat tenaga membentengi diri dan keluarga dari hal-hal yang merusak atau menodai aqidah dan kemurtadan, baik dari faktor internal islam maupun external.
 

Nabi ﷺ mengabarkan, ada faktor internal yang bisa merusak keislaman seseorang yang tentunya harus diwaspadai pengaruhnya yakni 1. Seorang faqih yang fajir, 2. Pemimpin yang lalim dan 3. Mujtahid yang bodoh.

Sementara faktor external, yang perlu diwaspadai adalah pengaruh atau kebiasaan dari kaum Yahudi dan Nasroni yang bisa merusak aqidah orang islam baik berupa Fashion, Food atau Fun. Sebagaimana Alloh mengabarkan dalam QS al-Baqoroh 120.

Lihat juga  Mendapatkan Anak Sholeh, Kekuatan Doa Nabi Ibrahim

وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ ٱلْيَهُودُ وَلَا ٱلنَّصَٰرَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka..”, (QS al-Baqoroh 120)

2. Kesehatan badan وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ
 

Hal kedua adalah kesehatan badan. Cakupannya meliputi kesehatan jasmani, rohani, dan finansial. Dengan kondisi sehat, seseorang bisa berinvestasi amal di dunia tanpa paksaan untuk menggapai kehidupan akhirat. Sehingga mampu mengoptimalkan kondisi sehat sebelum masa sakit tiba.

3. Tambahnya pengetahuan وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ
 

Penguasaan ilmu harus bertambah dari waktu ke waktu, terutama ilmu yang berurusan dengan urusan akhirat. Supaya ibadah diterima dan memiliki dampak positif, maka perlu memperluas ilmu terkait fiqh. Begitu pun dalam hal ibadah sholat, agar bisa menghadirkan sholat yang khusyu maka perlu menghapal bacaan dan memahami maknanya.

4. Berkahnya rezeki وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ
 

Redaksi yang digunakan dalam doa ini ini adalah rezeki yang “berkah”. Para ulama mengartikan bahwa rezeki yang berkah itu adalah rezeki yang bisa menambah kebaikan-kebaikan. Rizki yang diberikan Alloh SWT berupa umur, harta dan kesehatan digunakan untuk melakukan kebaikan dan memberikan manfaat bagi diri dan orang lain.

Tahapan Kebaikan di Akhirat

1. Mendapatkan Tobat Sebelum Mati وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ
 

Tahapan untuk mendapatkan kebaikan akhirat, yang pertama harus dilakukan adalah bertaubat sebelum azal menjemput. Tata cara bertaubat bisa mengacu kepada isi yang ada dalam QS Ali-Imran 135, yakni 1) Memperbanyak mengingat Alloh, 2) Beristigfar memohon ampunan, 3) Positive thinking bahwa Alloh menerima taubat kita dan 4) Tidak mengulangi perbuatan di kemudian hari.

وَٱلَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا۟ فَٰحِشَةً أَوْ ظَلَمُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ ذَكَرُوا۟ ٱللَّهَ فَٱسْتَغْفَرُوا۟ لِذُنُوبِهِمْ وَمَن يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ إِلَّا ٱللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا۟ عَلَىٰ مَا فَعَلُوا۟ وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”

2. Mendapat rahmat ketika mati  وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ

Lihat juga  Kiat Menjaga Stamina Beribadah

Tahapan kedua adalah mengharap kucuran rahmat alloh saat meningga dunia. Karena tidak ada jaminan amal ibadah yang dilakukan untuk masuk surga, kecuali karena rahmat Alloh SWT.

3. Mendapat ampunan sesudah mati وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

Selanjutnya mendapat ampuan setelah meninggal. Dimaafkan Alloh SWT dan sesama manusia agar dimudahkan saat menghadapai pengadilan di yaumul qiyamah

Harapan

Dari semua tahapan-tahapan yang dilakukan di atas, ujungnya kita berharap terhindar dari siksaan api neraka, yang rinciannya saat syarakatul maut menghampiri, kita mampu mengucapkan lafadz laa ilaha illalloh dan tidak menyusahkan keluarga yang masih hidup serta dimudahkan saat menghadapi proses hisab di akhirat kelak.

اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ

Dan ringankanlah kiranya dalam sakaratul maut”

وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ 

Dan selamatkanlah kiranya dari siksa neraka dan dapatkan kami ampunan pada hari hisab (perhitungan)”

Harapan ini, juga tertera dalam doa lain yang bisa kita amalkan sebagai berikut:

اللهُمَّ بِعِلْمِكَ الْغَيْبَ، وَقُدْرَتِكَ عَلَى الْخَلْقِ، أَحْيِنِي مَا عَلِمْتَ الْحَيَاةَ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا كَانَتِ الْوَفَاةُ خَيْرًا لِي

Ya Allah, dengan ilmu ghaib-Mu dan kekuasaanmu atas seluruh makhluk, hidupkanlah aku jika Engkau mengetahui bahwa kehidupan itu lebih baik untukku, dan wafatkanlah aku jika kematian itu lebih baik untukku … “ (HR. Ahmad)

اللَّهُمَّ حَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِرًا

Ya Tuhanku hisablah hamba dengan hisab yang ringan” (HR Ahmad, al-Hakim).

 

++++++

Pengajian Shubuh Ahad 10 Desember 2023, Mesjid al-Hurriyah Puloasem Jakarta Timur, penceramah Ust H. Nurjamil SAg. 

  • Nasehat Islam

    Kumpulan catatan pengajian yang diikuti penulis. Semoga memberi manfaat bagi yang membaca, penulis dan para guru/ustadz yang menyampaikan ilmunya. Berharap masukan jika ada yang perlu diperbaiki. ++Admal Syayid++

One thought on “Menggapai Kebahagiaan dan Keselamatan Hidup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *