Tips Meraih Kebaikan Hidup yang Melimpah

By Nasehat Islam Last Updated On 21 October 2023 1 Comment
Kebaikan yang melimpah
Kebaikan yang melimpah

Setiap orang mendambakan kebaikan hidup, kebahagiaan dan kesuksesan. Cakupannya bukan hanya individu, namun juga keluarga, masyarakat dan negara. Dalam konsep agama Islam, rumusan kebaikan hidup tidak hanya berdimensi dunia namun juga akhirat. Dan jalan untuk menggapainya telah dijelaskan Alloh SWT dalam al-Quran, salah satunya dalam surat al-Kautsar.

Dilihat dari namanya, al-Kautsar yang berarti “Kebaikan yang melimpah” bisa memberikan inspirasi kebaikan. Jika kita mampu mentadabburinya maka kebahagiaan dan kemakmuran bukanlah sebuah mimpi, ia bisa bisa diraih dengan menapaki petunjuk jalan ilahi.

Apa rahasia yang disampaikan Alloh SWT dalam surat ini, sebagai petunjuk meraih kebaikan hidup yang melimpah? Untuk memahaminya, mari kita pelajari kondisi dan latar belakang diturunkannya surat ini.

Surat al-Kautsar termasuk surat Makiyyah. Seperti halnya surat Makiyyah lainnya, secara umum menggambarkan suasana dakwah ajaran islam yang dipimpin oleh rosululloh. Saat itu rosululloh mendapatkan pertentangan dan fitnah dari musuh berupa opini publik yang menyesatkan terhadap dirinya. Disebarkan isu, bahwa rosululloh adalah seorang ‘al-Abtar” yang berarti terputus generasi. Hal ini dilatar belakangi bahwa rosululloh tidak memiliki anak laki-laki, sehingga dakwah rosululloh tidak akan berkembang.

Sebagai manusia biasa, rosululloh pun terpengaruh secara psikologis. Rosululloh merasa sedih, apalagi saat itu dihadapkan pada fenomena masyarakat yang membanggakan jika memiliki anak laki-laki. Di tengah kesedihan ini, turunlah surat al-Kautsar. Sebuah surat laksana oase di padang pasir atau embun pagi yang menyejukkan. Sebagai hiburan yang diberikan Alloh SWT kepada nabi Muhammad SAW. 

Annas Ibnu Malik menceritakan, ketika kami bersama rosululloh, tiba-tiba rosululloh tertidur ringan. Tak lama kemudian rosululloh terbangun dan tersenyum. Lalu sahabat bertanya, apa yang membuat engkau tersenyum wahai rosululloh? Rosululloh menjawab, “Sungguh barusan telah turun surat al-Quran dari Alloh SWT melalui malaikat Jibril, yakni surat al-Kautsar”. 

Surat al-Kautsar ini terdiri dari 3 ayat. yakni sebagai berikut:

إِنَّآ أَعْطَيْنَٰكَ ٱلْكَوْثَرَ فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنْحَرْ إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ ٱلْأَبْتَرُ

  1.  Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu ni’mat yang banyak.
  2.  Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah
  3. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus

Ayat pertama menggambarkan simbol kedekatan Alloh SWT berupa dialog langsung untuk menghibur nabi Muhammad SAW di tengah isu negatif. Bahwa sesungguhnya Alloh SWT telah memberikannya al-Kautsar. 

Lihat juga  Bisnis Menguntungkan Bersama Al-Quran

Para ulama menafsirkan al-Kautsar adalah sebuah kebaikan yang melimpah. Diantaranya kebaikan tersebut adalah kenabian, al-Quran, banyaknya jumlah umat, serta ketinggian keluhuran penyebutan nama nabi Muhammad SAW.

Saat rosululloh ditanya apa itu al-Kautsar?, rosululloh menjawab, Sebuah telaga yang dijanjikan Alloh SWT di akhirat buat umatnya. Beragam pendapat yang mengartikan kata al-Kautsar tidaklah kontradiktif. Sebuah kata yang merupakan turunan (derivasi) dari kata al-Kasroh, yang maknanya baik. Kebaikan hidup yang melimpah meliputi dimensi dunia dan akhirat.

Lalu apa kunci agar kita mendapatkan al-Kautsar?. Berdasarkan surat di atas, ada dua konsep utama untuk meraih kebaikan hidup melimpah yang tertera dalam ayat kedua, yakni mendirikan sholat dan memiliki semangat berkorban.

Sholat merupakan simbol kekuatan hubungan antara hamba dengan kholiknya semantara berkurban adalah spirit untuk membela agama Islam berupa harta, tenaga maupun jiwa. Jadi, jangan pernah bermimpi mendapat kebaikan hidup yang melimpah, kalau tidak menghadirkan sholat dan berkurban terbaik.

Lalu, ayat ketiga menjelaskan siapa sejatinya yang disebut al-Abtar (Terputus Generasi). Musuh Islam menyudutkan nabi Muhammad SAW. Namun Alloh SWT membantahnya, “Sesungguhnya orang-orang yang memusihimu adalah al-Abtar yang hakiki”. Merekalah yang terputus dari rahmat dan hidayah Alloh. Sementara dakwah al-Quran dan Iman merupakan al-Kautsar. Dan cara untuk mendapatkan al-Kautsar adalah dengan mendirikan Sholat dan semangat berkorban yang terbaik buat agamanya.

++++++

Narasumber: DR. Ahmad Kusyairi Suhail MA, pengajian 27 April 2013, di Mesjid Kota Wisata Cibubur Bogor.

  • Nasehat Islam

    Kumpulan catatan pengajian yang diikuti penulis. Semoga memberi manfaat bagi yang membaca, penulis dan para guru/ustadz yang menyampaikan ilmunya. Berharap masukan jika ada yang perlu diperbaiki. ++Admal Syayid++

One thought on “Tips Meraih Kebaikan Hidup yang Melimpah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *