Berlombalah untuk Kehidupan Akhirat

By Nasehat Islam Last Updated On 14 January 2024 1 Comment
Mengejar Kehidupan Akhirat
Mengejar Kehidupan Akhirat

Saat berbicara Romadhan, ada dua ciri khas yang selalu nabi Muhammad saw gambarkan yaitu perkara kehidupan akhirat dan perkara yang ghaib. Dalam sebuah hadits yang masyhur, rosulullloh mengatakan bahwa

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ صُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ ، وَفُتِحَتْ أَبُوَابُ الجَّنَةِ ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ

Ketika masuk bulan Ramadhan maka syaitan-syaitan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup,” (HR Bukhari dan Muslim).

Pertanyaan lebih lanjut kenapa Romadhan selalu dikaitkan dengan perkara kehidupan akhirat dan ghaib?

Jawaban Pertama

Romadhan telah diprogram oleh Alloh SWT bagi orang yang beriman untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Setelah sebelas bulan sebelumnya, kebanyakan manusia lalai dan mengutamakan urusan fisik atau material semata. Romadhan dijadikan sarana agar manusia menjadi lebih bertaqwa. Dan salah satu ciri orang yang bertaqwa sesuai QS Al-Baqarah ayat 3 ialah percaya kepada yang ghaib.

Salah satu perkara yang ghaib adalah syetan. Syetan merupakan kata sifat dan terdiri dari kelompok Jin dan Manusia. Rosululloh menjamin saat bulan Ramadhan, syetan dari golongan jin diikat, namun syetan dari kalangan manusia tidak ada jaminan.

Kita bisa menyaksikan kenapa di bulan Romadhan masih ada kemaksiatan. Salah satu alasannya, karena masih ada yang terjerembab dalam jiwa dan kebiasaan buruk. Dan itulah syetan manusia. Untuk itu, karena pelakunya syetan manusia, maka berhati-hati memilih teman bergaul. Jangan sampai bergaul dengannya, sehingga menjadi simpatisannya (loyalis).

Jawaban Kedua

Saat ini, kita sedang menjalani potongan zaman yang penuh dengan fitnah. Mayoritas dunia dipimpin oleh kaum kuffar. Mereka memiliki sifat dominan terhadap hal materialistis atau keduniaan. Sebagaimana digambarkan dalam QS Ar-Rum ayat 7:

يَعْلَمُونَ ظَٰهِرًا مِّنَ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ ٱلْءَاخِرَةِ هُمْ غَٰفِلُونَ

Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai”

Ramadhan menjadi sarana untuk menyadarkan manusia agar cara berpikirnya tidak didominasi oleh kehidupan dunia semata, namun sebaliknya kehidupan akhirat. Jika kita perhatikan, tidak ada satupun ayat al-Quran atau hadits yang menyuruh untuk berlomba dalam urusan dunia, sebaliknya memerintahkan berlomba untuk kehidupan Akhirat.

Lihat juga  Kekeliruan di Bulan Romadhan

Kita perhatikan surat Al-Muthaffifin yang menceritakan tentang kenikmatan kehidupan akhirat dan penyesalan orang yang melupakannya, pada ayat 26 dikatakan “….dan untuk yang demikian itu hendaklah orang-orang berlomba-lomba”

خِتَٰمُهُۥ مِسْكٌ ۚ وَفِى ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ ٱلْمُتَنَٰفِسُونَ

Laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba”

Begitu pula dalam QS Al-Qasas 77 dan Al-Ankabut 64:

وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi…”

وَمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ لَهِىَ ٱلْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”

Untuk itu, mari kita jadikan romadhan, sebagai momentum untuk lebih meyakini akan kehidupan akhirat dan berlomba untuk menggapai kenikmatannya. Kita harus meyakini, bahwa satu-satunya alasan hidup didunia ini karena untuk menunaikan perintah Alloh semata. Sebagaimana tercantum dalam ayat Al-Quran QS Adz-Dzariyat 56:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ

Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”

++++++

Dikutip dari ceramah Tarawih, Mesjid Darussalam Kota Wisata, 24 Agustus 2009, Narasumber Ust. Ihsan Tanjung Lc.

  • Nasehat Islam

    Kumpulan catatan pengajian yang diikuti penulis. Semoga memberi manfaat bagi yang membaca, penulis dan para guru/ustadz yang menyampaikan ilmunya. Berharap masukan jika ada yang perlu diperbaiki. ~Admal Syayid~

One thought on “Berlombalah untuk Kehidupan Akhirat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *